Pengembangan Buku Cerita Bergizi Terintegrasi Digital Parenting untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang dan Gizi Anak Usia Dini

Main Article Content

Maulida Nur
RT Tiara Khaerunisa
Sofia Juliani
Salwa Fakhriyah Wasroin
Ahmad Romdhoni
Ratna Komalasari
Rekha Mutiarani Jamaludin
Ade Semitiana
Rifaldi ilham Komalasari

Abstract

Usia dini merupakan periode kritis yang menentukan pola makan sepanjang hidup, sehingga gizi yang baik pada masa ini menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Indonesia. Data SSGI 2024 mencatat Provinsi Banten menyumbang 209.600 balita stunting dengan prevalensi 17,0%, sementara Kabupaten Serang tercatat 23,9%. Kondisi ini sejalan dengan temuan di TK Al-Fath, Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang, yang menunjukkan anak masih membawa jajanan tinggi gula dan garam dari rumah serta menyisihkan sayur pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meskipun kebutuhan gizi telah terpenuhi. Persoalannya bukan pada ketersediaan makanan bergizi, melainkan kebiasaan makan anak yang terbentuk dari rumah dan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak tentang makanan sehat dan membatasi jajanan tinggi gula-garam melalui buku cerita "Gigi dan Zizi", diintegrasikan dengan pendampingan digital parenting berbasis WhatsApp. Hasil menunjukkan pendekatan ini efektif dan menunjukkan arah perubahan positif, meski perubahan kebiasaan makan anak secara menyeluruh belum signifikan dalam 40 hari pelaksanaan.


Early childhood is a critical period that determines lifelong eating patterns, so good nutrition during this period is a long-term investment in the quality of Indonesia's human resources. The 2024 SSGI data recorded that Banten Province contributed 209,600 stunted toddlers with a prevalence of 17.0%, while Serang Regency recorded 23.9%. This condition aligns with findings at Al-Fath Kindergarten, Keramatwatu District, Serang Regency, which showed that children still bring high-sugar and salt snacks from home and exclude vegetables from the Free Nutritional Meal Program (MBG) menu, even though nutritional needs are met. The problem is not the availability of nutritious food, but rather children's eating habits formed at home and school. This community service activity aims to improve children's understanding of healthy food and limit high-sugar and salt snacks through the storybook "Gigi dan Zizi," integrated with WhatsApp-based digital parenting support. The results showed this approach was effective and indicated a positive direction for change, although overall changes in children's eating habits were not significant within 40 days of implementation.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

Pengembangan Buku Cerita Bergizi Terintegrasi Digital Parenting untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang dan Gizi Anak Usia Dini. (2026). Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(2), 39-51. https://doi.org/10.59713/6vma3e39

References

Arista Ningrum, J., Immawati, & Nurhayati, S. (2023). Penerapan Pendidikan Kesehatan Pada Ibu Tentang Pengetahuan Tumbuh Kembang Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Metro Pusat. Jurnal Cendikia Muda, 3(3).

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617. https://doi.org/10.1111/mcn.12617

Damen, F. W. M., Luning, P. A., Pellegrini, N., Vitaglione, P., Hofstede, G. J., Fogliano, V., & Steenbekkers, B. L. P. A. (2020). Mothers’ considerations in snack choice for their children: Differences between the North and the South of Italy. Food Quality and Preference, 85, 103965. https://doi.org/10.1016/j.foodqual.2020.103965

Diskominfosatik Kabupaten Serang. (2024). Prevalensi stunting di Kabupaten Serang. Https://Diskominfosatik.Serangkab.Go.Id/Baca/Prevalensi-Stunting-Di-Kabupaten-Serang-Terus-Alami-Penurunan.

Enax, L., Weber, B., Ahlers, M., Kaiser, U., Diethelm, K., Holtkamp, D., Faupel, U., Holzmüller, H. H., & Kersting, M. (2015). Food packaging cues influence taste perception and increase effort provision for a recommended snack product in children. Frontiers in Psychology, 6. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2015.00882

Faktabanten.co.id. (2025). Angka stunting di Kota Serang masih stagnan, Dinkes genjot program intervensi gizi. Faktabanten.Co.Id.

Hermawati, L., Wulansari, E., Ulfah, N., Zulfah, H., Tsaqifah, N., & Hidayati, M. (2025). Analisis deskriptif Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024: Prevalensi dan faktor determinan stunting pada balita di Provinsi Banten. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JGKP/article/view/36646

Indah Susnita, Y., & Lailiyatul Iftitah, S. (2024). Kiddo : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Penerapan Pola Makan Bergizi untuk Kecerdasan Anak Usia Dini di PAUD Ramah Anak. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.12962

Kalsum, U., & Sitanggang, H. D. (2022). Studi kualitatif pola konsumsi jajanan anak usia sekolah pada suku anak dalam (SAD) di daerah trans sosial Desa Nyogan, Kabupaten Muaro Jambi. Riset Informasi Kesehatan, 11(1), 36. https://doi.org/10.30644/rik.v11i1.636

Kurniawaty, L., Yurita, H. O., Apriyansyah, C., Jalal, F., Sumadi, T., & Izumi. (2026). Efektivitas pembelajaran berbasis buku interaktif dalam meningkatkan literasi gizi anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 283–293. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7670

Kwambaza, C. P., & Gwajekera, F. D. (2025). The Use Of Picture Books In Developing Critical Thinking In Early Childhood Classes. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 12(2), 258–271. https://doi.org/10.33650/pjp.v12i2.11821

Maduretno, I. S., Wirawan, N. N., & Setijowati, N. (2015). Niat dan Perilaku Pemilihan Jajanan Anak Sekolah yang Mendapat Pendidikan Gizi Metode Ceramah dan TGT. Indonesian Journal of Human Nutrition, 2(1), 23–37. https://doi.org/10.21776/ub.ijhn.2015.002.01.3

Mariza, Y. Y., & Kusumastuti, A. C. (2013). Hubungan Antara Kebiasaan Sarapan Dan Kebiasaan Jajan Dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Journal of Nutrition College, 2(1), 207–213. https://doi.org/10.14710/jnc.v2i1.2108

Piaget, J. (1977). The role of action in the development of thinking. In Knowledge and development (pp. 17–42). Springer. https://doi.org/10.1007/978-1-4684-2547-5_2

Pinto, J., da Costa, Z., Ximenes, C., & de Jesus, A. (2023). The Role of Nutrition in Children’s Growth and Development at Early Age: Systematic Review.

Pratiwi, H., & Nugraheni, N. (2025). Strategi Pembiasaan Bekal Rumah Menuju Sekolah Sehat dan Berkelanjutan dalam Kerangka SDGs. In Indonesian Research Journal on Education Web Jurnal Indonesian Research Journal on Education (Vol. 5).

Ross, M., & Wang, Q. (2010). Why we remember and what we remember: Culture and autobiographical memory. Perspectives on Psychological Science, 5(4), 401–409. https://doi.org/10.1177/1745691610375555

Rukiyah, R. (2018). Dongeng, Mendongeng, dan Manfaatnya. Anuva, 2(1), 99. https://doi.org/10.14710/anuva.2.1.99-106

Sirasa, F., Mitchell, L. J., Rigby, R., & Harris, N. (2019). Family and community factors shaping the eating behaviour of preschool-aged children in low and middle-income countries: A systematic review of interventions. Preventive Medicine, 129, 105827. https://doi.org/10.1016/j.ypmed.2019.105827

Wulandari, P. S., Nadhiroh, A. M., & Qodliyah, A. W. (2026). Pola Asuh Makan Sebagai Determinan Status Gizi Anak Usia 12-36 Bulan. Jurnal Kebidanan Malakbi, 7(1), 11–24. https://doi.org/10.33490/b.v7i1.2106

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.