The Effectiviness of Stunting Prevention Program Implementation: A Case Study in Sumorame Village, Sidoarjo
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pencegahan stunting di Desa Sumorame, Sidoarjo, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif digunakan untuk menggali informasi mendalam terkait pelaksanaan berbagai program yang telah dijalankan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara medalam, dan studi dokumentasi. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang berlangsung dalam waktu lama, sehingga menghambat perkembangan fisik dan kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program seperti pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan lokal, penyuluhan gizi, dan pendampingan ibu hamil telah dilakukan, masih terdapat kendala seperti kurangnya tenaga kesehatan terlatih, sosialisasi yang kurang optimal, dan keterbatasan partisipasi masyarakat yang mempengaruhi efektivitas pelaksanaan program. Temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, edukasi gizi yang berkelanjutan, dan penguatan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi untuk mencapai keberhasilan dalam menurunkan angka stunting secara signifikan. Implementasi kebijakan yang terstruktur dan didukung sumber daya yang memadai menjadi kunci utama dalam keberlanjutan program pencegahan stunting.
This study aims to analyze the implementation of stunting prevention programs in Sumorame Village, Sidoarjo, using Merilee S. Grindle's policy implementation theory. A qualitative approach was employed to explore in-depth information regarding the execution of various implemented programs. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, and documentation studies. Stunting is a condition of impaired growth in children caused by chronic malnutrition over a prolonged period, hindering physical and cognitive development. The study results show that although programs such as locally-sourced supplementary feeding (PMT), nutrition counseling, and assistance for pregnant women have been carried out, challenges remain, including a lack of trained health workers, suboptimal socialization, and limited community participation, which affect the effectiveness of program implementation. These findings emphasize the importance of cross-sectoral collaboration, sustainable nutrition education, and strengthened coordination between the government, community, and organizations to achieve significant reductions in stunting rates. Structured policy implementation supported by adequate resources is a key factor in ensuring the sustainability of stunting prevention programs.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Afrizal, A. D., & Rodiyah, I. (2023). Implementasi program literasi kesehatan dalam penanganan stunting di Desa Tambak Kalisogo. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 8(1), 14–23. https://doi.org/10.26905/pjiap.v8i1.8610
Ananda Muhammad Tri Utama. (2022). Implementasi Kebijakan Pemberdayaan UMKM Di Kelurahan Pucang Sewu Kecamatan Gubeng Kota Surabaya. 9(04), 356–363. https://www.aksiologi.org/index.php/praja/article/view/1104.
Anasa, T. Y., Kurnia, I., & Permana, S. S. (2024). Implementasi Program Pencegahan Stunting di Desa Enu Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Journal of Publicness Studies, 01(01), 18–27.
Anggreni, D., Lubis, L. A., & Kusmanto, H. (2022). Implementasi program pencegahan stunting di puskesmas Dolok Sigompulon Kabupaten Padang Lawas Utara. Histeria Jurnal: Ilmiah Soshum dan Humaniora, 1(2), 91–99. https://doi.org/10.55904/histeria.v1i2.281
Athifah, Z., & Amelia, A. R. (2023). Implementasi Program Pencegahan Stunting Di Puskesmas Lapadde Kecamatan Ujung Kota Parepare Tahun 2023. Journal of Health Education and Literacy, 6(1), 17–26. https://doi.org/10.31605/j-healt.v6i1.2824
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. HUMANIKA, 21(1). https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fajar, S. A., Anggraini, C. D., & Husnul, N. (2022). Efektivitas pemberian makanan tambahan pada status gizi balita Puskesmas Citeras, Kabupaten Garut. Nutrition Scientific Journal, 1(1), 30–40. https://doi.org/10.37058/nsj.v1i1.5975
Fitriani, Barangkau, Masrah Hasan, Ruslang, Eka Hardianti, Khaeria, Resti Oktavia, & Selpiana. (2022). Cegah Stunting Itu Penting! Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JurDikMas) Sosiosaintifik, 4(2). https://doi.org/10.54339/jurdikmas.v4i2.417
Izzuddin, P. R., & Widiyarta, A. (2023). Strategi Pemerintah Desa dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Desa Sruni Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 971–986. https://doi.org/10.52423/neores.v5i2.288
Izzuddin, P. R., & Widiyarta, A. (2024). Strategi Pemerintah Desa dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting di Desa Sruni Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 971–986. https://doi.org/10.52423/neores.v5i2.288.
Muharram, F. (2024). Efektivitas Program Kebijakan Desa Prioritas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sidoarjo. Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(3), 379–391. https://doi.org/10.37329/ganaya.v7i3.3486
Munawir, H., Islamy, L. O. S., & Ramadhan, S. (2024). Organizational Behavior Towards Reducing Stunting Prevalence in Buton Tengah Regency. Hulundalo, 3(2). https://doi.org/10.59713/jipik.v3i2.890
Pratiwi, Y., Firdaus, S. S., & Sadewo, F. S. (2024). Konstruksi Sosial Masyarakat Tentang Stunting Pada Kawasan Kumuh di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas), 8(1), 65–74. https://doi.org/10.52643/pamas.v8i1.2703
Rahmat, P. S. (2009). Penelitian Kualitatif. Dalam Journal Equilibrium: Vol. 5 No. 9.
Rasyad, I., Pramudiana, I. D., & Kamariyah, S. (2024). Implementasi Penggunaan Dana Desa Pada Program Stunting di Desa Kemiri Kecamatan Sidoarjo. Soetomo Administrasi Publik, 2(1), 127–136.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin. 17(33), 81–95.
Wulandari Leksono, A., Kartika Prameswary, D., Sekar Pembajeng, G., Felix, J., Shafa Ainan Dini, M., Rahmadina, N., Hadayna, S., Roroputri Aprilia, T., Hermawati, E., Studi Kesehatan Masyarakat, P., Kesehatan Masyarakat, F., Kesehatan Lingkungan, D., Kelurahan Muarasari, P., & Bogor Selatan, K. (2021). Risiko Penyebab Kejadian Stunting pada Anak. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat: Pengmaskesmas, 1(2).
Zurhayati, Z., & Hidayah, N. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1). https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730