Public Service Communication on the Use of the M-Passport Application at the Class I Non TPI Immigration Office in Pemalang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh laporan kendala dalam penggunaan aplikasi M-Paspor yang menghambat efektivitas pelayanan keimigrasian, terutama dalam penyampaian informasi sebagai bagian dari komunikasi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi penyedia layanan dalam menyampaikan informasi serta strategi yang digunakan untuk meningkatkan interaksi dengan pengguna aplikasi M-Paspor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan publik Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang telah berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman pengguna terhadap layanan digital. Sosialisasi seperti pada acara Car Free Day terbukti membantu masyarakat memahami prosedur M-Paspor, optimalisasi media sosial pada instagram efektif dalam menyebarkan informasi dan menjawab kendala pengguna melalui komentar atau Direct Message (DM), komunikasi responsif petugas berperan dalam menangani kendala teknis, tetapi tantangan utama seperti gangguan sistem masih menjadi hambatan bagi pengguna. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan stabilitas aplikasi serta koordinasi lebih erat antara petugas Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang dan pengelola aplikasi untuk mengoptimalkan layanan digital ini.
This research is motivated by reports of obstacles in the use of the M-Passport application that hinder the effectiveness of immigration services, especially in the delivery of information as part of public service communication. This research aims to analyze the role of service provider communication in delivering information as well as the strategies used to improve interaction with M-Passport application users. The research method used is descriptive qualitative with data collection through interviews, observation and documentation. The results showed that the public service communication of the Immigration Office Class I Non TPI Pemalang has contributed to increasing user understanding of digital services. Socialization such as at Car Free Day events has proven to help people understand the M-Passport procedure, optimization of social media on Instagram is effective in disseminating information and answering user constraints through comments or Direct Messages (DM), responsive communication of officers plays a role in handling technical obstacles, but major challenges such as system disruptions are still an obstacle for users. Therefore, it is necessary to improve application stability as well as closer coordination between Pemalang Class I Non TPI Immigration Office officers and application managers to optimize this digital service.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Abdullah, S., Batoa, H., Dima, D., Aldin, M., Taufik, Y., munawarsih, I. A., Salahuddin, S., Arfiani, A., Hamzah, A., & Mapasomba, M. (2024). Komunikasi Sosial dan Lintas Budaya. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. https://books.google.co.id/books?id=JsEpEQAAQBAJ
Ahady, Y. A., Chatra, E., & Asrinaldi. (2025). Dinamika Komunikasi dan Kesiapan Masyarakat Menggunakan Aplikasi Layanan Kependudukan ‘Dukcapil Ceria Mobile’ Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 15–38.
Asrulla, Risnita, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling ( Kuantitatif ), Serta Pemilihan Informan Kunci ( Kualitatif ) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26320–26332.
Helpiastuti, S. B., Syaifana, I., & Rohman, H. (2023). Kualitas Pelayanan M-Paspor Di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jember. Jurnal Ilmiah Manajemen Publik Dan Kebijakan Sosial, 7(1), 15–30. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v7i1.5464
Hemeto, A. O., Ratnasari, D., & Saputra, A. (2023). Aktivitas Komunikasi Organisasi Dalam Mempertahankan Solidaritas Organisasi HMP-IK Universitas Ichsan Gorontalo. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 129–140.
Ismiyati, T. (2023). Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik. Jurnal Karya Ilmiah Guru, 8(3), 460–469.
Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–9.
Ma’ruf, P., Sakir, M., & Bau, H. (2022). Birokrasi Pelayanan Publik di Kelurahan Talumolo Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 1(1), 34–49.
Mavish, S., Christanto, H. J., & Sutresno, S. A. (2024). Analisis dan Redesign Aplikasi M-Paspor dengan Metode Design Thinking untuk Peningkatan Usability dan Pengalaman Pengguna. Journal of Information System Research, 5(4), 947–958. https://doi.org/10.47065/josh.v5i4.5447
Ningrum, R. W. (2023). Komunikasi Pelayanan Publik dalam Pengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan. Jurnal Manajemen, Hukum, Dan Sosial (JMHS), 1(2), 93–103.
Pakaya, P. A. M., Subhan, A., & Ratnasari, D. (2022). Strategi Komunikasi Pdam Kota Gorontalo Dalam Memberikan Informasi Kepada Pelanggan. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 1(2), 101–118.
Permadi, D., & Habibullah, A. (2022). Strategi Komunikasi Humas BNN Dalam Memberikan Informasi Kepada Publik. Jurnal Pustaka Komunikasi, 5(1), 150–162.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif Ahmad Rijali UIN Antasari Banjarmasin. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95.
Saputra, A. (2024). Analisis Perilaku Aparat Desa Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Publik di Kantor Desa Momalia 1 Kecamatan Posigadan. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 3(2), 100–108.
Setiyawati, D. (2021). Peran Komunikasi Informasi Dalam Layanan Digital Di Perpustakaan Stikes Muhammadiyah Gombong The Role Of Information Communications In Digital Services At Stikes Muhammadiyah Gombong Library. Jurnal Publis, 5(1), 53–66.
Sholikah, M., & Harsono, D. (2020). Tantangan Kualitas Layanan Berbasis Smart City pada Sektor Publik dan Privat The Challenges of Smart City- based Service Quality in Public and Private Sectors. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial (PKS), 19(2), 181–195.
Sosiawan, E. A. (2008). Tantangan Dan Hambatan Dalam Implementasi E-Government Di Indonesia. 2008(SemnasIF), 2008(semnasIF), 99–108.
SRIANING, N., SANJAYA, I. N. S., & SUBAGIANA, I. G. M. (2024). Analisis Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tpi Ngurah Rai. Jurnal Ganec Swara, 18(3), 1249–1264. https://doi.org/10.35327/gara.v18i3.929
Sugiyono, D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Suryani, L., Albintani, M., Sari, N., Dharma, A. B., & Fauzi, A. (2024). Literature Riview : Implementasi Aplikasi M-Paspor Dalam Mewujudkan Digitalisasi Pelayanan Publik. Jurnal Niara, 16(3), 459–466.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan : Metode Penelitian Kualitatif , Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi ( Mixed Method ). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910.
Wiranti, N. E., & Frinaldi, A. (2023). Meningkatkan Efisiensi Pelayanan Publik dengan Teknologi di Era Digital. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 8(2), 748–754. http://jim.unsyiah.ac.id/sejarah/mm
Wulandari, R. P., Winarti, N., & Darmawan, E. (2024). Implementasi E-Government Dalam Pemanfaatan Aplikasi Mobile Paspor (M-Paspor) Pada Kantor Imigrasi Kelas Ii Tpi Tanjung Uban. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (Micjo), 1(2), 697–704.