Analysis of Netizen Framing in X in the Implementation of the Free Nutritious Meal Program

Main Article Content

Haryati Haryati
Nursapia Harahap

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana framing netizen di platform X terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) jika dibandingkan dengan pandangan siswa sebagai penerima manfaat langsung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, dengan metode analisis framing model Pan dan Kosicki untuk menelaah 50 unggahan netizen terkait program MBG, serta wawancara mendalam dengan 12 siswa penerima program sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa netizen cenderung memframing program MBG secara negatif, dengan narasi bahwa program ini membebani anggaran negara, menguntungkan pihak ketiga, kurang efisien dibanding bantuan tunai, serta menyajikan makanan yang dianggap tidak memenuhi standar gizi. Sebaliknya, wawancara dengan siswa menunjukkan respons yang lebih positif; sebagian besar merasa terbantu secara ekonomi dan mengapresiasi keberadaan program ini, meskipun mengemukakan beberapa catatan terhadap kualitas makanan dan aspek teknis pelaksanaan. Ketidaksesuaian antara opini netizen dan pengalaman langsung siswa mengindikasikan adanya gap persepsi antara ruang digital dan realitas di lapangan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan komunikasi publik yang berbasis data, pengalaman, dan keterlibatan audiens agar kebijakan sosial seperti MBG dapat dipahami secara lebih utuh dan proporsional.


This study aims to analyze how netizens on platform X frame the Free Nutritious Meal Program (MBG) compared to the views of students as direct beneficiaries. The approach used is qualitative, using the Pan and Kosicki framing analysis model to examine 50 netizen posts related to the MBG program, as well as in-depth interviews with 12 student recipients of the program as a comparison. The results of the study show that netizens tend to frame the MBG program negatively, with the narrative that this program burdens the state budget, benefits third parties, is less efficient than cash assistance, and serves food that is considered not to meet nutritional standards. In contrast, interviews with students showed a more positive response; most felt economically helped and appreciated the existence of this program, although they expressed some notes on the quality of the food and technical aspects of the implementation. The discrepancy between netizens' opinions and students' direct experiences indicates a perception gap between digital space and reality on the ground. These findings emphasize the importance of managing public communication based on data, experience, and audience involvement so that social policies such as MBG can be understood more completely and proportionally.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Haryati Haryati, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Prodi Ilmu Komunikasi

Nursapia Harahap, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Prodi Ilmu Komunikasi

How to Cite

Analysis of Netizen Framing in X in the Implementation of the Free Nutritious Meal Program. (2025). Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(2), 701-715. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i2.1433

References

Buku

Arikunto, S. (2006). Data penelitian deskriptif. Management Penelitian Analisis, 59, 262–296.

Harahap, N. (2020). Metodologi penelitian kualitatif. Medan: Wal Ashri Publishing.

Koyan, P. D. I. W. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.

Widiawati, N. (2020). Metodologi penelitian: Komunikasi dan penyiaran Islam. Edu Publisher.

Artikel Jurnal

Aneta, A., Yuliyani Solihin, D. I., Aneta, Y., Podungge, A. M., Podungge, A. W. & Hunawa, R (2025). Problematics of State Civil Apparatus Productivity Towards Bureaucracy Streamliness. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi,4(1), 314–329https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1163

Aisyah, E., & Suratnoaji, C. . (2025). Framing Analysis of the 2024 Election in the Documentary Film “Dirty Vote”. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 168–182. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1130

Dewantara, A. S. (2025). The Commodification Of Poverty In Giveaway Content On The Tiktok Account @WillieSalim. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 97–115. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1040

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.1993.tb01304.x

Febria, C., Nugrahmi, M. A., & Mariyona, K. (2023). Edukasi aksi bergizi upaya pencegahan anemia pada remaja. MONSU’ANI TANO: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.32529/tano.v6i2.2896

Febrianti, I., Ayumi, M., Panjaitan, A., & Manurung, A. S. (2025). Peran komunikasi interpersonal dalam membangun identitas dan budaya organisasi. RISOMA: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 3(1), 60–70.

Fauzani, M. R., Utami, R, & Aeni, T. (2025). The Role of TikTok Features on Enhancing the Addiction of Content Consumption among Users. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 39–54. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1021

Harahap, N., & Aqtari, W. D. (2024). Content analysis of Quora social media content regarding the issues of husband-wife divorce. International Journal of Health, Education & Social (IJHES), 7(3), 1–14.

Harahap, N., Kembaren, M. M., & Harahap, E. W. (2024). Islam and state ideology: Masyumi’s experience in Indonesian politics. Journal of Law and Sustainable Development, 12(2), e3111. https://doi.org/10.55945/jlsd.v12i2.3111

Kim, H., & Lee, J. (2019). Public support for free school meal programs in South Korea: The role of transparency and political affiliation. Asian Journal of Public Administration, 10(4), 300–320. https://doi.org/10.1080/23276665.2019.1684786

Linuwih, R. A., Sarjono, H. S., & Aji, H. K. (2024). Analisis framing pemberitaan Ganjar Pranowo terkait penolakan terhadap keikutsertaan timnas Israel dalam Piala Dunia U20 Indonesia. Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 8(1).

Manurung, A. S., & Pohan, S. (2024). Pengaruh kualitas pelayanan publik dan citra institusi terhadap kepuasan mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara yang berdampak pada word of mouth. Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 7(1), 129–146.

Manurung, A. S., & Manurung, P. (2024). Tourism communication strategy in developing halal tourism in the Lake Toba tourism area of North Sumatra. Jurnal Nomosleca, 10(1), 128–142.

Manurung, A. S., & Alfikri, M. (2021). Komunikasi interpersonal terhadap penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumatera Utara. Algebra: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains, 1(4), 1–8.

Mayasari, I., Shaleha, D., & Manurung, A. S. (2025). Peran komunikasi interpersonal dalam menciptakan keharmonisan antar guru dalam lingkungan kerja. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 3(1), 76–84.

Meraz, S. (2011). Using time series analysis to measure intermedia agenda-setting influence in traditional media and political blog networks. Journal of Communication, 61(1), 21–39. https://doi.org/10.1111/j.1460-2466.2010.01528.x

Morgan, L., & Taylor, P. (2018). Free school meals and public perception: An analysis of media representation in the UK. British Journal of Public Policy, 15(3), 200–215.

Nugroho, A., & Santoso, B. (2020). Opini publik dan media sosial: Pengaruh framing dalam persepsi kebijakan pemerintah. Jurnal Komunikasi Publik, 12(1), 45–60.

Nurfauziyah, J., Pramiyanti, A., & Pasaribu, A. L. (2024). Victim blaming pada perempuan sebagai korban non-consensual dissemination of intimate images (Analisis framing kasus Rebecca Klopper pada Detik.com dan Tribunnews.com). eProceedings of Management, 11(6).

Purba, S. A., Lubis, R. R., Bagas, M., Fasya, M. H., Fatullah, D., & Harahap, N. (2024). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap perkembangan kemampuan komunikasi orang tua dan anak. Journal of Social Science and Humanities, 3(1), 25–30.

Putri, S. A., Pohan, S., & Nasution, C. R. (2025). The Effect of Somethinc Product Review on TikTok on Brand Awarenes in Medan City. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 74–86. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1138

Rahmawati, D., & Hidayat, R. (2021). Dinamika framing media sosial terhadap program sosial pemerintah: Studi kasus program bantuan sosial di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 8(2), 88–105.

Saragih, M. Y. (2024). Transformasi media TikTok sebagai ruang baru jurnalistik adaptasi media tradisional terhadap tren digital. eScience Humanity Journal, 5(1), 297–305.

Saragih, M. Y. (2024). Burning the “flag of tawhid”: Ex-HTI ideology framing in journalistic production of Media Umat (MU). An-Natiq: Jurnal Kajian Islam Interdisipliner, 4(2), 251–262.

Saragih, M. Y. Y. (2024). Strategi komunikasi mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Sumut-Medan dalam menyikapi toxic relationship pada era digitalisasi jurnalistik online. Promedia (Public Relation dan Media Komunikasi), 10(1).

Saragih, M. Y. (2023). The urgency and challenges of female journalists in the era of the industrial revolution 4.0 in Indonesia. Journal of Gender and Social Inclusion in Muslim Societies, 4(1), 11–22.

Suryasuciramdhan, A., Meliasari, M., Ifada, B. M., & Faidh, M. A. (2024). Analisis framing dalam kasus penyalahgunaan KIP Kuliah mahasiswi Universitas Diponegoro di media sosial X dan media online Kompas.tv. Journal of Creative Student Research, 2(3), 40–51.

Thalib, M. A. (2022). Pelatihan teknik pengumpulan data dalam metode kualitatif untuk riset akuntansi budaya. Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.23960/seandanan.v2i1.29

Sumber Web

UNICEF. (2021). Program gizi remaja aksi bergizi: Dari kabupaten percontohan menuju perluasan nasional. https://www.unicef.org/indonesia/id/laporan/program-gizi-remaja-aksi-bergizi

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.