The Effectiveness of the PKK Program in Stunting Prevention and Family Economic Empowerment in Karangjaya Village, Bekasi Regency

Main Article Content

Aris Agustin
Evi Priyanti

Abstract

 The Family Welfare Empowerment Program (PKK) is a strategic initiative aimed at improving the quality of family life at the village level. However, its implementation in Karangjaya Village, Pebayuran District, Bekasi Regency, still faces challenges, including high stunting rates and suboptimal economic empowerment. This study aims to analyze the effectiveness of the PKK program in addressing stunting and enhancing family economic empowerment using a qualitative approach with a case study method. The research informants consisted of three purposively selected individuals: the Head of PKK as the program implementer, the Village Head as the policymaker, and one program beneficiary representing the community. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis employed the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. Data validity was ensured through source and method triangulation, as well as member checking. The findings indicate that the PKK program is fairly effective in increasing community participation and generating positive impacts, as evidenced by improvements in nutritional status, where 5 out of 11 children reached the normal nutrition category, and an increase in beneficiaries’ income from the Barbie clothing production program ranging from IDR 800,000 to IDR 1,000,000 per month. However, the program’s effectiveness is not yet optimal due to limited coverage and uneven distribution, indicating the need for strengthened socialization, monitoring, and evaluation.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Aris Agustin, universitas singaperbangsa karawang

Program Studi Ilmu Pemerintahan

Evi Priyanti, Universitas Singaperbangsa Karawang

Program Studi Ilmu Pemerintahan

How to Cite

The Effectiveness of the PKK Program in Stunting Prevention and Family Economic Empowerment in Karangjaya Village, Bekasi Regency. (2026). Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 5(2), 411-426. https://doi.org/10.59713/6mnmrn54

References

Agustin, A., & Priyanti, E. (2026). Efektivitas Program PKK dalam Penanganan Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Desa Karangjaya Kabupaten Bekasi. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 5(1), 1–15.

Anggraini, D. (2022). Peran Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Mendorong Kemitraan Sosial Perempuan di Tingkat Desa. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 6(2), 145–159.

Budiman, A., & Setiawan, I. (2023). Analisis Efektivitas Program Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial, 24(2), 110–123.

Handayani, T., & Nugroho, A. (2024). Implementasi Kebijakan Konvergensi Pencegahan Stunting di Wilayah Perdesaan Indonesia. Jurnal Kebijakan Publik, 15(2), 167–180.

Lihawa, R., & Mooduto, S. (2025). Akuntabilitas Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Anggaran Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Stunting. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 4(2), 112–125.

Pakaya, M., & Umar, F. (2024). Strategi Komunikasi Persuasif Kader PKK dalam Sosialisasi Program Kesehatan Keluarga Pedesaan. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 3(1), 45–58.

Pratama, MA, & Ramadhan, F. (2024). Perencanaan Partisipatif Pemerintah Desa dalam Alokasi Dana Desa untuk Sektor Sosiomedis. Jurnal Tata Pemerintahan, 16(2), 123–135.

Rahmawati, N. (2019). Implementasi Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(1), 45–53.

Saleh, A., & Dungga, I. (2023). Partisipasi Perempuan dalam Perencanaan Pembangunan Desa Berbasis Penguatan Ekonomi Domestik. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 201–214.

Sari, KP, & Utami, R. (2023). Hambatan Struktural dan Kultural dalam Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Wilayah Terpencil. Jurnal Sosiologi Perdesaan, 11(2), 142–156.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Ubaidillah, A., Wira Buana, MA, & Subhan ZA, MA (2021). Optimalisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 melalui LAZISNU. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 442–449.

Umar, T., & Gobel, W. (2022). Evaluasi Kebijakan Pelayanan Publik dan Implementasi Program Jaminan Kesehatan Tingkat Kesiapan Masyarakat Desa. Hulondalo: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi, 1(2), 89–102.

Utami, L. (2021). Pemberdayaan Masyarakat melalui Program Pokok PKK di Tingkat Desa. Jurnal Pembangunan Sosial, 9(2), 134–142.

Wahyuni, S., & Kusuma, W. (2024). Monitoring dan Evaluasi Partisipatif Program Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Berbasis Indikator Kesejahteraan Lokal. Jurnal Analisis Kebijakan, 8(3), 215–229.

Wulandari, F. (2022). Implementasi Sepuluh Program Pokok PKK dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga. Jurnal Sosial dan Pembangunan, 10(1), 67–75.

Yusuf, AM (2017). Metode Penelitian (Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan) (Cetakan ke-4). Jakarta: Kencana.

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017 adalah peraturan tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)

Wawancara / interviews

Nuroh. (2026). Karangjaya, 12 April 2026

Sahroni, S. (2026). Karangjaya, 12 April 2026

Mila. (2026). Karangjaya, 12 April 2026

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.