Edukasi Gizi Seimbang untuk Pencegahan Stunting Balita di Posyandu Flamboyan VI Kelurahan Kapasa Kota Makassar
Main Article Content
Abstract
Stunting masih menjadi masalah gizi anak yang memerlukan intervensi promotif-preventif berbasis keluarga dan komunitas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai gizi seimbang dan praktik pemberian makan sebagai bagian dari pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Flamboyan VI, Kelurahan Kapasa, Kota Makassar pada September 2026 dan diikuti 22 ibu balita. Metode meliputi pre-test, edukasi interaktif menggunakan slide, diskusi dan tanya jawab, penguatan pesan, serta post-test. Pengetahuan dievaluasi menggunakan kuesioner 20 butir dengan substansi yang sama pada pre-test dan post-test dan dianalisis secara deskriptif. Seluruh peserta menyelesaikan kedua pengukuran. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 56,82 pada pre-test menjadi 80,91 pada post-test, dengan kenaikan absolut 24,09 poin atau 42,40% relatif terhadap skor awal. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perbaikan pengetahuan jangka pendek setelah edukasi. Edukasi berbasis Posyandu perlu dilakukan secara berkala dan dipadukan dengan pemantauan pertumbuhan, konseling pemberian makan, serta pendampingan keluarga agar pengetahuan dapat diterapkan secara konsisten dalam praktik sehari-hari.
Stunting remains a child nutrition problem requiring family- and community-based promotive and preventive interventions. This community service activity aimed to improve mothers’ knowledge of balanced nutrition and child-feeding practices as part of stunting prevention. The activity was conducted at Flamboyan VI Posyandu, Kapasa Subdistrict, Makassar, in September 2026 and involved 22 mothers of toddlers. The program included a pre-test, interactive slide-based education, discussion and question-and-answer sessions, reinforcement of key messages, and a post-test. Knowledge was evaluated using a 20-item questionnaire with identical content in the pre-test and post-test and analyzed descriptively. All participants completed both assessments. The mean knowledge score increased from 56.82 at pre-test to 80.91 at post-test, an absolute gain of 24.09 points or 42.40% relative to baseline. This increase indicates improved short-term knowledge following the educational session. Posyandu-based education should be repeated periodically and combined with growth monitoring, feeding counseling, and family support so that improved knowledge can be translated into consistent household practices.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Alfiah, A., & Uchira, U. (2026). Edukasi kesehatan untuk pencegahan stunting pada ibu dengan balita 0–24 bulan di Puskesmas Kapasa. Transformasi Masyarakat: Jurnal Inovasi Sosial dan Pengabdian, 3(1), 113–120. https://doi.org/10.62383/transformasi.v3i1.2889
Anggraheny, H. D., & Sari, C. M. P. (2023). Efektivitas edukasi pencegahan stunting dan penerapan praktik pemberian makan pada anak di Kelurahan Tandang. Prosiding Seminar Kesehatan Masyarakat, 1(Oktober), 287–292. https://doi.org/10.26714/pskm.v1iOktober.268
Atmadja, T. F. A.-G., Yulmiftiyanto N., L., Saputra, K. A., & A’yunin, N. A. Q. (2023). Pemberdayaan kader Posyandu melalui edukasi dan pelatihan praktik pemberian makanan bayi dan anak (PMBA) sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3), 1844–1848. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16856
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/repositori/id/eprint/5539/
Dwijayanti, I., Al Mamun, A., Setiarsih, D., Sulistyowati, M., & Mahmudiono, T. (2024). Exploring global mothers’ knowledge, attitudes, and practice of complementary feeding: A scoping review. Nutrition, 120, 112335. https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112335
Emilia, E., Hanifa, Z. N., Faridah, E., & Hanu, L. (2025). Strategi edukasi gizi dan pelatihan manajemen usaha dalam pencegahan stunting di Posyandu Desa Pon. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 39–47. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1000
Humairoh. (2023). Edukasi cegah stunting dengan pemenuhan gizi seimbang pada balita dengan media leaflet. Jurnal ABDIMAS Indonesia, 1(3), 114–124. https://doi.org/10.59841/jurai.v1i3.346
Iswara, N. F., & Syafiq, A. (2024). Pentingnya protein hewani dalam mencegah balita stunting: Systematic review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(1), 110–117. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i1.4631
Kalsum, U., & Ghita, D. (2022). Manfaat ASI eksklusif pada ibu & bayi 0–24 bulan di Posyandu Flamboyan VI Puskesmas Kapasa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera, 1(4), 117–123. https://doi.org/10.59059/jpmis.v1i4.84
Karim, K. (2024). Gambaran praktek pemberian makan pada bayi dan anak usia 6–24 bulan di Posyandu Flamboyan VII Kelurahan Kapasa Kota Makassar [Tugas akhir diploma, Politeknik Kesehatan Makassar]. Polkesmas Repository. https://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/277/
Kuswanti, I., & Azzahra, S. K. (2022). Hubungan pengetahuan ibu tentang pemenuhan gizi seimbang dengan perilaku pencegahan stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 15–22. https://doi.org/10.36419/jki.v13i1.560
Laksono, A. D., Wulandari, R. D., Amaliah, N., & Wisnuwardani, R. W. (2022). Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter? PLOS ONE, 17(7), e0271509. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271509
Mardani, R. A. D., Wu, W.-R., Hajri, Z., Thoyibah, Z., Yolanda, H., & Huang, H.-C. (2024). Effect of a nutritional education program on children’s undernutrition in Indonesia: A randomized controlled trial. Journal of Pediatric Health Care, 38(4), 552–563. https://doi.org/10.1016/j.pedhc.2024.02.006
Mujahidah, A., Ramadani, D., Latuconsina, M., Safariah, S., Ghinah, S. N., Nurpratama, W. L., & Sanjaya, D. (2025). Edukasi gizi seimbang pada ibu untuk optimalisasi pertambahan berat badan balita di Posyandu Merpati 8 Desa Karangasih. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(6), 4566–4571. https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i6.35178
Natalia, L., Yuwansyah, Y., & Andini, A. (2022). Gambaran pola pemberian makan dan pola asuh pada balita stunting. Bunda Edu-Midwifery Journal, 5(2), 37–43. https://doi.org/10.54100/bemj.v5i2.68
Noprianty, R., Dahliah, D., Nur’aeni, S., Rifai, S. I., Santoso, R., & Jumiatun, J. (2024). Cegah stunting dengan pola makan, asuh, hygiene, dan sanitasi. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 9(2), 188–195. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i2.5902
Nurpratama, W. L., Viorina, V., Wahyuningtyas, H. C., Zendrato, J., Khoirunnisa, & Alifah, R. W. (2023). Penyuluhan ibu balita terkait pentingnya kenaikan berat badan balita di Posyandu. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2694–2698. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i4.19170
Pemerintah Kota Makassar. (2025). Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2025–2029. Pemerintah Kota Makassar. https://itsa.jdih.makassarkota.go.id/produk-hukum/peraturan/detail/Peraturan-Daerah-Kota-Makassar-Nomor-3-Tahun-2025-Tentang-Rencana-Pembangunan-Jangka-Menengah-Daerah-Tahun-2025-2029
Prasetyo, Y. B., Permatasari, P., & Susanti, H. D. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: A systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17, 11. https://doi.org/10.1186/s40723-023-00114-7
Sari, D., Mayangsari, R., & Abdullah, A. D. (2025). Optimalisasi peran kader Posyandu melalui pelatihan pemantauan pertumbuhan dan edukasi gizi 1000 HPK sebagai upaya pencegahan stunting. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 318–325. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v5i2.1275
Sutinbuk, D., Nugraheni, S. A., Rahfiludin, M. Z., & Setyaningsih, Y. (2024). Effectiveness of ERKADUTA model to increase stunting prevention behaviors among mothers with toddlers in Indonesia: A quasi-experiment. Narra J, 4(1), e688. https://doi.org/10.52225/narra.v4i1.688
Wahyuningrum, M. R., & Utari, D. M. (2024). Peran keragaman pangan terhadap stunting pada balita di Indonesia: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 7(2), 334–342. https://doi.org/10.56338/mppki.v7i2.4803
World Health Organization, United Nations Children’s Fund, & World Bank Group. (2025). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates: Key findings of the 2025 edition. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240112308
Yanti, L., Sari, F., Hidayat, A. T., & Arafah, M. (2025). Peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi seimbang pada balita dalam upaya mencegah stunting. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(1), 55–62. https://doi.org/10.37287/jpm.v7i1.5599