Penerapan Metode Least Square Untuk Memprediksi Harga Pangan Di Kota Gorontalo
Abstrak
Abstrak ; Peneliti ini bertujuan untuk memprediksi harga pangan di kota Gorontalo. Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia. Bawang putih (Allium sativum) merupakan jenis pangan dan merupakan salah satu komoditas yang penting untuk dikembangkan karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat yang digunakan sebagai bumbu yang hampir ada disetiap hidangan. Kenaikan harga bawang sangat tergantung pada musim panen dan musim tanam serta pengaruh cuaca dan serangan hama. Disamping itu, kenaikan harga juga berkaitan dengan kegiatan pemasaran. Bila dibandingkan dengan harga di daerah konsumen, harga bawang di daerah produsen lebih rendah. yang menjadi pokok permasalahan adalah sulitnya memprediksi harga pangan khususnya bawang putih yang sewaktu-waktu dapat berubah dikarenakan tidak stabilnya ketersediaan bawang putih dipasaran yang dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti cuaca dan serangan hama. Dalam penelitian ini peneliti ingin membuat system dengan Teknik data mining yang akan digunakan untuk memprediksi Harga pangan di kota Gorontalo. Berdasarkan data harga pangan sebelumnya serta menggunakan metode Least Square. Dengan mencari tingkat Error mengunakan Mean Absolute Persentage Error (MAPE). Hasil tingkat akurasi untuk harga pangan sebesar 80,59%. Hasil akurasi tersebut dapat dikategorikan bahwa aplikasi yang dibuat layak untuk digunakan dalam memprediksi harga pangan di kota Gorontalo.
Kata Kunci : Least Square , Prediksi harga pangan, MAPE
