Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Suwawa Dengan Pendekatan Arsitektur Green School
DOI:
https://doi.org/10.37195/yy6ysp11Keywords:
Arsitektur Biofilik, Efisiensi Energi, Green SchoolAbstract
Penurunan drastis populasi siswa di SMK Negeri 1 Suwawa (dari 736 siswa pada 2021 menjadi 515 siswa pada 2024) merepresentasikan urgensi revitalisasi fasilitas pendidikan. Kondisi eksisting dengan luas site 10.000 m2 (1.0 Ha), yang usang menurunkan kenyamanan termal, memicu keengganan peserta didik. Secara paralel, sektor konstruksi menyumbang emisi karbon yang tinggi. Riset ini bertujuan merumuskan perancangan ulang sekolah di Kabupaten Bone Bolango menggunakan pendekatan Green School. Melalui metode deskriptif rasional dan analisis tapak, rancangan ini mengintegrasikan efisiensi energi pasif melalui ventilasi silang, manajemen air berbasis constructed wetlands, serta desain biofilik. Tata letak memisahkan zona akademik dari area bengkel bising, serta mengadopsi material ramah lingkungan. Hasilnya adalah manifestasi arsitektur berkelanjutan yang menunjang produktivitas akademik sekaligus melestarikan ekologi binaan






