The Commodification Of Poverty In Giveaway Content On The Tiktok Account @WillieSalim

Main Article Content

Agung Saukani Dewantara

Abstract

The commodification of poverty refers to the practice of utilizing poverty narratives to gain popularity and financial benefits on social media. @WillieSalim uses this platform to assist the poor under certain conditions, such as following, liking, or commenting on his content. However, some aspects trigger criticism regarding the exploitation and over-imaging of poverty for personal gain. This analysis highlights how such content can turn the experience of poverty into a commodity in the contemporary digital economy. The purpose of this study is to determine the framing of the commodification of poverty exploitation content that occurs in the Bagi-bagi content on the TikTok @WillieSalim account. This research uses a qualitative descriptive approach using Robert N. Entman's framing analysis method. The results of this study indicate that @WillieSalim's social media content commodifies poverty to gain popularity by utilizing emotional narratives that invite sympathy. Although his social action provides direct assistance. The content tends to offer short-term solutions without solving the structural root causes of poverty. Framing analysis highlights how dramatic narratives and chosen visuals influence public perception, often raising ethical questions about using suffering for social gain or increasing engagement.


Komodifikasi kemiskinan merujuk pada praktik memanfaatkan narasi kemiskinan untuk mendapatkan popularitas dan keuntungan finansial di media sosial. @WillieSalim menggunakan platform ini untuk memberikan bantuan kepada orang miskin dengan syarat-syarat tertentu, seperti follow, like, atau komentar pada kontennya. Namun, ada aspek yang memicu kritik terkait eksploitasi dan pencitraan yang berlebihan atas kemiskinan untuk kepentingan pribadi. Analisis ini menyoroti bagaimana konten semacam ini dapat mengubah pengalaman kemiskinan menjadi sebuah barang dagangan dalam ekonomi digital kontemporer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembingkaian komodifikasi konten terhadap ekploitasi kemiskinan yang terjadi dalam konten Bagi-bagi di akun tiktok @WillieSalim. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode Analisis framing Robert N. Entman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konten media sosial @WillieSalim mengkomodifikasi kemiskinan untuk mendapatkan popularitas dengan memanfaatkan narasi emosional yang mengundang simpati. Meskipun tindakan sosialnya memberikan bantuan langsung. Konten tersebut bcenderung menawarkan Solusi jangka pendek tanpa menyelesaikan akar masalah kemiskinan seacra structural. Analisis framing menyoroti bagaimana narasi dramatis dan visual yang dipilih mempengaruhi persepsi publik, sering kali menimbulkan pertanyaan etika tentang penggunaan penderitaan untuk keuntungan sosial atau meningkatkan engagement.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Agung Saukani Dewantara, Universitas Diponegoro

Magister Ilmu Komunikasi

How to Cite

The Commodification Of Poverty In Giveaway Content On The Tiktok Account @WillieSalim. (2025). Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 97-115. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1040

References

D'angelo, P. (2009). Doing news framing analysis. J. A. Kuypers (Ed.). Taylor & Francis.

Eriyanto. (2011). Analisis Framing (Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media). LkiS Group

McQuail, D. (2011). Teori Komunikasi Massa Edisi 6 Buku 1. Jakarta: Salemba Humanika.

Mulyana, D. D. (2002). Analisis Framing Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. Lkis Pelangi Aksara.

Mosco, V. (2009). The Political Economy of Communication. London: Sage Publication.

Sunarto. (2009). Televisi, Kekerasan dan Perempuan. PT Kompas Media Nusantara. Jakarta

Abd Razaq, A. R., & Khakim, A. (2022). Komodifikasi Konten Berbagi Uang dalam Akun Youtube Baim Paula. Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, 20(1), 1-20.

Enga, A. H. (2017). Komodifikasi Pernikahan “Menuju Janji Suci “Di Trans Tv. Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 177-186.

Kurniawan, N., & Gabriella, S. (2020). Personal branding sebagai komodifikasi konten pada akun youtube rahmawati kekeyi putri cantika. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 2(01), 27-45.

Putri, P. S. G. P. (2024). PERAN GEREJA UNTUK MENJAGA ETIKA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI TIKTOK: PERAN GEREJA UNTUK MENJAGA ETIKA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI TIKTOK. MAGENANG: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 5(1), 46-55..

Surahman, S., & Rully, R. (2019). Komodifikasi Konten, Khalayak, dan Pekerja pada Akun Instagram@ salman_al_jugjawy. Nyimak: Journal of Communication, 3(1), 15-29.

Intip Kekayaan dan Profil Willie Salim Tiktoker Borong. Diakses dari https://www.ruangmenyala.com/article/read/kekayaan-willie-salim pada tanggal 24 mei 2024

Inilah Akun Tiktok dengan followers Terbanyak di Indonesia. Diakses dari https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/05/29/inilah-akun-tiktok-dengan-followers-terbanyak-di-indonesia pada tanggal 24 mei 2024

Konten Tiktok Willie Salim dengan judul “AKU NANGIS,, BELI RUMAH BUAT BAPAK OJEK”. Diakses dari https://vt.tiktok.com/ZSY2vvM8X/ pada tanggal 24 mei 2024

Konten Tiktok Willie Salim dengan judul “1 Hal Yang Bisa Aku Kabulin Buat Bikin Kamu Bahagia”. Diakses dari https://vt.tiktok.com/ZSYAGDsyP/ pada tanggal 10 juni 2024

Konten Tiktok Willie Salim dengan judul “Umrah Tanah Suci”. Diakses dari https://vt.tiktok.com/ZSYAGr5Gy/ pada tanggal 10 Juni 2024

Wawancara :

Ahmad, Abtholuddin. (2024). Mataram, 25 September 2024.

Arinal, Rona. (2024). Semarang, 25 September 2024.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.