Effectiveness of E-Procurement Policy in Procurement Planning at the Public Works and Spatial Planning Departmentof Baubau City

Main Article Content

Marjan Unidayan
La Ode Syaiful Islamy
Rininta Andriani

Abstract

This study examines the effectiveness of the e-procurement policy in the procurement planning stage at the Public Works and Spatial Planning Office (PUPR) of Baubau City. The study is significant since procurement planning serves as the foundation for achieving efficiency, transparency, and accountability in public spending, as mandated by LKPP Regulation No. 11 of 2021. The objective is to evaluate the extent to which the e-procurement policy achieves effectiveness across six key activities: needs identification, determination of goods/services types, procurement methods, work packaging, scheduling of goods/services utilization, and budget management. Employing a qualitative method with a phenomenological approach, the study explores experiences, perceptions, and challenges of stakeholders through interviews, observations, and policy document analysis. The findings reveal a misalignment between procurement plans and realization in 2023–2024, with 22% of packages experiencing contract delays. The main contributing factors include low technical literacy in using the Electronic Procurement System (SPSE), weak integration of asset data and technical documents, and delays in revising Detail Engineering Designs. Although the financial absorption rate is relatively high (99.17%), administrative and technical shortcomings hinder smooth implementation. In conclusion, the effectiveness of e-procurement policies is highly dependent on data accuracy, human resource capacity, and procedural consistency. Therefore, strengthening digital literacy and monitoring systems is crucial for optimizing regional procurement.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Marjan Unidayan, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Pascasarjana Administrasi Negara

La Ode Syaiful Islamy, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Pascasarjana Administrasi Negara

Rininta Andriani, Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Program Studi Kesehatan Masyarakat

How to Cite

Effectiveness of E-Procurement Policy in Procurement Planning at the Public Works and Spatial Planning Departmentof Baubau City. (2026). PROVIDER JURNAL ILMU PEMERINTAHAN, 5(1), 22-34. https://doi.org/10.59713/aap79n75

References

Abidin, Z. (2025). Transformasi Organisasi Unit Kerja Pengadaan Barang Dan Jasa Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah. Governance, 13(1), 133–143.

Anggraeni, P. D., & Yuliani, N. L. (2019). Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Partisipasi Penganggaran, Pengawasan Dan Peran Perangkat Desa Terhadap Pengelolaan Dana Desa (Studi Empiris Pada Desa Se-Kecamatan Kajoran). UMMagelang Conference Series, 266–284.

Aprilla, W., Wulandari, M., & Elcaputera, A. (2024). Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Melalui Teknologi Digital dan Partisipasi Publik dalam Upaya Pemberantasan Korupsi. Eksekusi: Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara, 2(4), 321–334.

Az-zahra, D. S., Fadhillah, Y., Yuningsih, A., & Purwoko, S. D. (2024). Analisis Sistem E-Procurement Pengadaan Barang Dan Jasa. Jurnal Kajian Dan Penelitian Umum, 2(1), 53–60.

Dunn, W. N. (2015). Public policy analysis. Routledge.

Fadri, Z., & Fil, S. (2024). Era Digital Dan Dampaknya Terhadap Administrasi Publik. Reformasi Birokrasi Dalam Administrasi Publik: Tantangan Dan Peluang Di Era Digital, 61.

Gulo, D. P., Dompak, T., & Khairina, E. (2024). Perbandingan Implementasi E-Procurement Di Indonesia Dan Australia. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (SNISTEK), 6, 27–32.

Habibi, M. M., & Untari, S. (2018). Efektivitas Pelaksanaan E-Procurement Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 3(2), 159–168.

Hariroh, F. M. R., Azis, N., Sandi, P. H., Hermiati, N. F., & Aprilia, W. (2024). Peranan Kompetensi Sumber Daya Manusia Umkm Dalam Meningkatkan Kinerja Umkm. Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia, 2(1), 48–54.

Indonesia, P. R. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jasa Pemerintah.

Indonesia, R. (2021). Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang. Jasa Tentang Pembinaan Pelaku Usaha Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kardiati, D. (2025). Implementasi Sistem E-Procurement di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh: Tantangan dan Strategi Optimalisasi. Perspektif Administrasi Publik Dan Hukum, 2(1), 183–189.

KURNIAWAN, E. K. A. A. D. I. (2024). Evaluasi Dampak Probity Audit Terhadap Pencegahan Kecurangan Dalam Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi Pada Pemerintah Provinsi Dki Jakarta Dengan Metode Analisis SEM-PLS. Universitas Mercu Buana Jakarta.

Mulyadi, W., & Rahmawati, N. F. (2022). Peran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Dalam Monitoring Dan Evaluasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jurnal Reformasi Administrasi: Jurnal Ilmiah Untuk Mewujudkan Masyarakat Madani, 9(2), 139–146.

Oktaviyana, A. (2023). Analisis Dan Pengembangan Sistem Informasi Manajemen. Circle Archive, 1(1).

Patrucco, A. S., Luzzini, D., & Ronchi, S. (2016). Evaluating the effectiveness of public procurement performance management systems in local governments. Local Government Studies, 42(5), 739–761.

Puspita, A. C., & Gultom, Y. M. L. (2024). The effect of e-procurement policy on corruption in government procurement: Evidence from Indonesia. International Journal of Public Administration, 47(2), 117–129.

Rahayu, R., & Murtinah, T. S. (2022). Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik Di Unit Layanan Pengadaan Biro Umum, Sekretariat Presiden. Journal of Business Administration Economics & Entrepreneurship, 57–67.

Risnawati, N. (2018). Profil UMK, permasalahan dan upaya pemberdayaannya.

Riyadi, W., & Hasanah, N. (2024). Pengaruh E-Procurement dan Akuntabilitas Terhadap Efesiensi Pengadaan Barang/Jasa Pada Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka. Entrepreneur: Jurnal Bisnis Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(3), 458–466.

Robbani, M. R., & Nadhif, F. F. (2024). Implementasi Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang dalam Transparansi dan Kendala Pengelolaan Proyek Jalan Raya di Kota Semarang. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(12), 570–584.

Sa’adah, N. (2020). The implementation of E-procurement in Indonesia: Benefits, risks, and problems. INFERENSI J. Penelit. Sos. Keagamaan, 14(2), 283–304.

Siahaan, H. (2013). Manajemen Resiko-Konsep, Kasus, Implemen. Elex Media Komputindo.

Syaputri, D. T. (2024). Efektivitas Serapan Anggaran Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian Dan Pengembangan Kota Palembang. IPDN.

Udoyono, K. (2012). E-procurement dalam pengadaan barang dan jasa untuk mewujudkan akuntabilitas di Kota Yogyakarta. Jurnal Studi Pemerintahan.

Wardhani, I. I., Pratami, A., & Pratama, I. (2021). E-Procurement sebagai Upaya Pencegahan Fraud terhadap Pengadaan Barang dan Jasa di Unit Layanan Pengadaan Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis: Jurnal Program Studi Akuntansi, 7(2), 126–139.

.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.