Analysis of Information Dissemination on Online Gender-Based Violence (OGBV) through the Instagram Account @awaskbgo

Main Article Content

Ladyvianov Napeladiar
Naiza Rosalia

Abstract

Penelitian ini meninjau empat unggahan yang dipublikasikan pada tanggal 23 Oktober hingga 9 Desember 2024 dengan memfokuskan hubungan antara representamen (visual dan teks), objek (pesan tentang KBGO), dan interpretan (pemaknaan audiens). Bentuk KBGO yang dibahas meliputi NCII, sekstorsi, serta penggunaan deepfake dan morphing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis sederhana dan narasi korban membantu membangun pemahaman dan empati audiens. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan infografis sederhana, narasi korban, serta desain visual yang informatif membantu membangun pemahaman dan empati audiens terhadap KBGO. Temuan ini diperkuat melalui wawancara mendalam dengan empat pengikut aktif akun @awaskbgo, yang menyatakan bahwa konten tersebut dipandang jelas, relevan, dan mampu mendorong refleksi serta diskusi lanjutan mengenai keamanan digital. Narasumber juga merekomendasikan agar edukasi mengenai KBGO diperluas ke ranah offline agar menjangkau lebih banyak masyarakat diluar pengikut akun instagram @awaskbgo. Data dikumpulkan melalui dua metode, yaitu dokumentasi konten dan wawancara mendalam dengan pengikut akun. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyampaian informasi KBGO melalui media sosial dapat ini dapat diperkuat melalui pendekatan visual dan naratif yang kontekstual serta berorientasi pada pengalaman korban dan respon audiens.


This study examines four Instagram posts published between October 23 and December 9, 2024, focusing on the relationship between representamen (visuals and text), object (messages about online gender-based violence/GBV), and interpretant (audience interpretation). The types of online GBV discussed include Non-Consensual Intimate Image (NCII), sextortion, and the use of deepfake and morphing technologies. The findings indicate that simple infographics and survivor narratives help foster audience understanding and empathy. This is supported by in-depth interviews with four active followers of the @awaskbgo account, who found the content clear, relevant, and capable of encouraging reflection and further discussion on digital safety. Respondents also suggested that education on online GBV should be expanded offline to reach broader audiences beyond Instagram followers. Data were collected through two methods: content documentation and in-depth interviews with followers. This study demonstrates that communicating online GBV issues via social media can be enhanced through a contextual visual and narrative approach that centers on survivor experiences and audience response.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Ladyvianov Napeladiar, Universitas Dian Nuswantoro

Prodi Ilmu Komunikasi

Naiza Rosalia, Universitas Dian Nuswantoro

Prodi Ilmu Komunikasi

How to Cite

Analysis of Information Dissemination on Online Gender-Based Violence (OGBV) through the Instagram Account @awaskbgo. (2025). Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(2), 737-750. https://doi.org/10.59713/jipik.v4i2.1394

References

A. Angwaomaodoko, E. (2024). Cyberbullying: Legal and Ethical Implications, Challenges and Opportunities for Policy Development. International Journal of Innovative Science and Research Technology (IJISRT), 9(4), 739. https://doi.org/10.38124/ijisrt/ijisrt24apr108

Al-Ansori, M. Z., & Saifudin, W. (2025). Manajemen Konvergensi Radio Mercury 96 Fm Surabaya dalam Mempertahankan Eksistensinya. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 4–5. https://doi.org/https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.991

Alam, F. N., Putri, R. E., Sasongko, B. L., & Darmawan, F. (2024). Strategi Kreatif Pesan Iklan BLU BY BCA Versi “The Uwise Brothers.” Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 5(2), 215–216. https://doi.org/10.55122/kom57.v5i2.1318

Andjelina, A. D., Destiwati, R., & Annisari, H. I. N. (2025). Analisis Resepsi Konten Mitos Seputar Kesehatan pada Audiens TikTok @farhanzubedi Reception Analysis of Health Myths Content on @farhanzubedi’s TikTok Audience. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 121. https://doi.org/https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1056

Anggaputri, S., & Lobodally, A. (2022). Analisis Semiotika Fashion Harley Quinn dalam Film Birds of Prey. Jurnal Audience : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 255.

Arianto, B. (2021). Media Sosial sebagai Ruang Baru Kekerasan Berbasis Gender Online di Indonesia. Jurnal Inovasi Ilmu Sosial Dan Politik, 3(2), 109–110.

Azzahra, A. A., & Rahmawati, D. H. (2025). Analisis Komunikasi Interpersonal Dalam Konteks Pola Manipulasi Emosional Sebagai Kekerasan Berbasis Gender. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 272. https://doi.org/https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1187

Ente, F., Ratnasari, D., & Saputra, A. (2023). Pengaruh Penggunaan Aplikasi Tiktok Terhadap Kreativitas Mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo Progam Studi Ilmu Komunikasi. Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 2(2), 142.

Ghassani, A. A., Khohar, A., & Romadlan, S. (2025). Analisis Semiotika Nilai Perjuangan Ibu dalam Film “How to Make Millions Before Grandma Dies.” Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Ilmu Komunikasi, 4(1), 210. https://doi.org/https://doi.org/10.59713/jipik.v4i1.1157

Indrayani, H., Satriya, C. Y., & Zulfiningrum, R. (2022). Membentuk Reputasi Ekonomi Kreatif Desa Menari melalui Storytelling Omah Cikal Desa Ngrawan – Jawa Tengah. PARAHITA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 3. https://doi.org/10.25008/parahita.v3i1.73

Komnas Perempuan. (2023). Saran dan Masukan Komnas Perempuan terhadap RUU Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008, Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kusuma, E., & Arum, N. (2022). Memahami dan Menyikapi Kekerasan Berbasis Gender Online (SAFEnet (ed.)). SAFEnet.

Rosalia, N., Pratiwi, M. R., Albab, C. U., & Aliya, F. N. (2022). Akun Instagram Parenting sebagai Media Edukasi Ketahanan Keluarga. Jurnal Riset Komunikasi, 5(2), 278–290. https://doi.org/10.38194/jurkom.v5i2.464

Rosyidah, F. N., Rachim, H. A., & Pitoyo. (2022). Social Media Trap: Remaja dan Kekerasan Berbasis Gender Online. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi, 7(1), 18–25.

Ruslinia, A., Alfa, A. A., & Triantama, F. (2023). Analisis Aktor Non Negara dan Ketahanan Psikologi: Studi Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Jurnal Ketahanan Nasional, 29(2), 200–215. https://doi.org/10.22146/jkn.86516

Setyowati, R. M., Watie, E. D. S., & Tatas, H. L. (2024). Jurnalis Perempuan dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO). Akselerasi; Jurnal Ilmiah Nasional, 6(1), 65–77.

Wuri, D., & Muslimah, F. (2024). Model Kampanye Anti Kekerasan Seksual di Media Sosial Instagram oleh SAFEnet. Journal of Media Studies and Public Relations, 1(2), 128–129.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.