Pendampingan Metode Heuristik dalam Pemecahan Masalah Kuantitatif Kompleks pada Siswa MAN 1 Kota Gorontalo
Main Article Content
Abstract
Ketidakmampuan dalam melakukan pemodelan matematika dan ketergantungan pada rumus prosedural seringkali menjadi hambatan utama bagi siswa dalam menyelesaikan persoalan logika kuantitatif yang kompleks. Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir taktis dan efisien, mengingat standar kompetensi akademik tingkat tinggi yang menuntut ketajaman penalaran, bukan sekadar hafalan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendampingan intensif selama 20 pertemuan bagi siswa MAN 1 Kota Gorontalo dengan menerapkan metode Heuristik, yang meliputi teknik eliminasi strategis, substitusi variabel, dan visualisasi masalah. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kapasitas kognitif siswa, yang tercermin dari kenaikan rata-rata skor pre-test sebesar 30-45 menjadi 85-90 pada post-test. Selain peningkatan nilai secara kuantitatif, siswa menunjukkan perubahan perilaku kognitif yang lebih berani dalam menghadapi soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan lebih efisien dalam manajemen waktu pengerjaan. Kesimpulannya, penguasaan metode heuristik terbukti efektif menjadi jembatan bagi siswa dalam mentransformasi masalah kuantitatif yang kompleks menjadi solusi yang logis dan terstruktur, sehingga sangat direkomendasikan untuk diterapkan sebagai pengayaan kurikulum di tingkat madrasah.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
How to Cite
References
Frontiers in Psychology. (2017). Stress, time pressure, strategy selection and math anxiety in mathematics: A review of the literature. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2017.01488
Gravemeijer, K., Stephan, M., Julie, C., Lin, F. L., & Ohtani, M. (2017). What mathematics education may prepare students for the society of the future? International Journal of Science and Mathematics Education, 15(S1), 105–123. https://doi.org/10.1007/s10763-017-9814-6
Hidayat, W., & Widodo, S. A. (2021). Pendampingan pembelajaran matematika dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Jurnal Pengabdian Pendidikan Matematika, 3(1), 45–52.
Kurnia, T., Pujiastuti, H., & Fathurrohman, M. (2023). Kemampuan pemecahan masalah matematis dengan pendekatan metakognitif: Systematic literature review. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(1). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i1.1398.
Liljedahl, P., Santos-Trigo, M., Malaspina, U., & Bruder, R. (2016). Problem solving in mathematics education. In ICME-13 Topical Surveys. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-319-40730-2_1
Meilani, A., & Meiliasari. (2024). Systematic literature review: Kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik dalam pembelajaran matematika. Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika).
Mutia. (2022). Strategi pemecahan masalah heuristik: Sebuah metode untuk merepresentasikan masalah matematika dalam pembelajaran matematika. ARITHMETIC: Academic Journal of Math.
OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en.
Polya, G. (1973). How to solve it: A new aspect of mathematical method (2nd ed.). Princeton University Press.
Rahayu, N., Karso, K., & Ramdhani, S. (2019). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dan keaktifan belajar siswa melalui model pembelajaran LAPS-Heuristik. IndoMath: Indonesia Mathematics Education. https://doi.org/10.30738/indomath.v2i2.4536.
Sari, F. F., Sudatha, I. G. W., Santoso, M. H., & Suartama, I. K. (2024). Mengurangi beban kognitif dalam pembelajaran matematika: Tinjauan sistematis strategi dan intervensi pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia. https://doi.org/10.53299/jppi.v5i3.2190.
Schunk, D. H., & DiBenedetto, M. K. (2020). Motivation and social cognitive theory. Contemporary Educational Psychology, 60, 101832. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2019.101832
Soledispa Chico, G. E., & Parra Romero, S. M. (2024). Heuristic strategies in mathematical problem-solving skills. Universidad Ciencia y Tecnología, 28(Special), 88–97. https://doi.org/10.47460/uct.v28iSpecial.775
Widana, I. W. (2017). Higher order thinking skills assessment (HOTS). Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(2), 32–44.