PROTOTIPE SISTEM PERTANIAN TERPADU BERBASIS ARDUINO NANO

Main Article Content

Marwan Buko
Stephan A. Hulukati
Frengki Eka Putra Surusa Surusa

Abstract

Abstrak


Sistem pertanian terpadu berbasis Arduino Nano merupakan inovasi teknologi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam sektorpertanian. Sistem ini mengintegrasikan berbagai sensor, seperti sensor pH dan suhu, untuk memantau kondisilingkungan secara real-time dan mengotomasikan proses pertanian. Mikrokontroler Arduino Nano digunakansebagai pusat pengendali karena ukurannya yang kompakdan kemampuannya yang memadai. Sensor pH mengukurtingkat keasaman tanah, sedangkan sensor suhu memantau suhu lingkungan dan tanah. Data yang dikumpulkan oleh sensor diproses oleh Arduino Nano, yang kemudian mengaktifkan aktuator sesuai kebutuhan, seperti pompa air untuk irigasi atau kipas pendingin untuk pengaturan suhu. Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan data ini diakses secara remote, sehingga petani dapat memantau kondisi lahanmereka dari jarak jauh menggunakan perangkat sepertismartphone atau komputer. Pengujian lapanganmenunjukkan bahwa sistem ini mampu melakukanpenyesuaian otomatis untuk menjaga kondisi optimal bagipertumbuhan tanaman, seperti menyesuaikan pH tanahdari 5.5 ke 6.5 dan mengatur suhu di sekitar tanaman. Evaluasi hasil pengujian menunjukkan peningkatanefisiensi penggunaan sumber daya, pengurangan biayaoperasional, dan peningkatan hasil panen hingga 25% dibandingkan metode tradisional. Dengan implementasiyang tepat, sistem pertanian terpadu berbasis Arduino Nano ini dapat menjadi solusi efektif untuk menghadapitantangan pertanian modern, termasuk perubahan iklimdan keterbatasan sumber daya. Penelitian lebih lanjut dan pengembangan sistem ini diharapkan dapat membawamanfaat yang lebih luas bagi komunitas pertanian di masa depan, menjadikannya langkah maju dalam modernisasipertanian.


Kata Kunci: Arduini nano, pertanian, hydroponik, sistem dan teknologi

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PROTOTIPE SISTEM PERTANIAN TERPADU BERBASIS ARDUINO NANO. (2025). Jurnal Electrichsan, 14(1), 219-222. https://doi.org/10.37195/electrichsan.v14i1.1383

References

Surmaini, Runtunuwu, dan Las, (2011: 184). Variabilitas dan Perubahan Iklim Yang Mengakibatkan Banjir Dan Kekeringan, Serta Terjadinya Alih Fungsi Dan Fragmentasi Lahan Pertanian.

G. Thiyagarajan, R. Umadevi, K. Ramesh, (2007: 163). Greenhouse semakin mudah dengan teknologi Portable Inflated Structure yang dapat memenuhi syarat kekuatan, kenyamanan dalam ruang dan kecepatan dalam pembangunan.

Inayah, (2007: 37). Analisa Lingkungan Dalam Bangunan Greenhouse Tipe Tunnel Yang Telah Dimodifikasi di PT Alam Indah Bunga Nusantara, Cipanas, Cianjur. Skripsi. Fakultas Teknologi Pertanian. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Nur Alamsyah dan Devia Putri, (2022). Sistem Penyiraman Bibit Tanaman Dengan Menggunakan Microcontroller.

Hidayat, A. (2015). Sistem Kendali.

Rudy Gunawan, dkk, (2019). Monitoring Kelembaban Suhu dan pH Tanah Pada Tanaman Tomat Menggunakan Soil Moisture Sensor YL-69, Sensor suhu DHT-11, Sensor pH Tanah dan Arduino uno.

Hartus, T. 2008. Berkebun Hidroponik Secara Murah. Jakarta. Penebar Swadaya.

Muharman Suari, (2017). Pemanfaatan Arduino Nano Dalam Perancangan Media Pembelajaran Fisika.

kristiyani, (2014). Pengertian Dan Manfaat Prototype Dalam Pengembangan Produk.

Aiman Habibie, (2015). Perancangan Mesin Penyortir Barang Menurut Berat Menggunakan Sensor Load Cell (Software). Politeknik Negeri Madiun.

K Setiya Budhi dan Yudhiakto Pramudya, (2017). Pengembangan Sistem Akuisisi Data Kelembaban Dan Suhu Dengan Menggunakan Sensor DHT11 Dan Arduino Berbasis IOT

https://dlh.kulonprogokab.go.id/files/news/normal/e3872fa75b1b202526049ba0af56b320.jpeg

https://1.bp.blogspot.com/s3DSRQj3xHc/XyVyjuibFI/AAAAAAAAEGE/Mtm1PBmpaz0ZpdvNhVf6rfptC80HIq0QQCNcBGAsYHQ/s400/gambar-arduino-depan.jpg

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)