Identifikasi Penyakit Secara Morfologi pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frustescens L)
Identification Dsease by Morphology In Chili Plants (Capsicum Frustescens L)
DOI:
https://doi.org/10.37195/arview.v4i1.1315Kata Kunci:
Cabai Rawit, Gemini Virus, Identifikasi, PenyakitAbstrak
Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan tanaman hortikultura yang buahnya dimanfaatkan untuk keperluan aneka pangan. Cabai rawit banyak digunakan sebagai bumbu dapur seperti bumbu penyedap masakan dalam industri makanan, ekstrak bubuk cabai rawit digunakan sebagai pengganti lada untuk membangkitkan selera makan bagi kebanyakan orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui gejala serangan pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L. dan untuk mengetahui jenis mikroorganisme yang menyerang tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Survei dilakukan pada lahan pertanian yang menanam tanaman cabai rawit dikecamatan Alla. pada tanaman yang bergejala seperti: serangan bakteri, virus, cendawan dan nematoda. Hasil perhitungan insidensi serangan Gemini virus pada tanaman cabai rawit sebanyak 100 %, Karena penyakit Gemini virus ditularkan oleh kutu kebul. Penyebaran gemini virus dipengaruhi oleh jumluh populasi serangga vektor (Bemisia T). Hasil perhitungan insidensi serangan yang diakibatkan oleh Cercospora capsici pada tanaman cabai rawit sebanyak 98%. Karena Penyakit bercak daun akan bertambah jika tanaman cabai rawit dibudidayakan pada musim hujan, dan di lahan yang mempunyai drainase tidak baik, dan gulmanya tidak terkendali dengan baik dan Pola jarak tanam juga mempengaruhi proses perkembangbiakan penyakit bercak daun cabai rawit.
Referensi
Adiartayasa, W. Sritamin, M. & Puspawati, M. (2017). Hama dan penyakit pada tanaman jeruk serta pengendaliannya. 16(1), 51–57.
Amelia, M. Marsuni, Y. & Budi, I. S. (2019). Pengaruh Ekstrak Daun Kenikir (Cosmos Caudatus Kunth.) Terhadap Cendawan Colletotrichum Sp. Pada Buah Cabai Rawit. Jurnal Proteksi Tanaman Tropika
Agron J. 2015 Identifikasi Spesies Cabai Rawit (Capsicum spp.) Berdasarkan Daya Silang dan Karakter Morfologi. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor
Aziziy, M. H. (2020). Studi Serangan Antraknosa Pada Pertumbuhan Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) Setelah Aplikasi Larutan Daun Mimba Dan Mol Bonggol Pisang. Jurnal Agronida. Universitas Djuanda Bogor
Cahyono, ir. bam bang. (2016). Cabai Rawit, Teknik Budi Daya & Analisis usaha tani. Yokyakarta :Kanisius
Campbell, C.L & D.A Neher(1994). Estimating Disease Severity and Incidence p. 117–147 in: C. Lee Campbell & D. M. Benson (Eds). Epidemiology and Management of Root Diseases. SpringerVerlag. Berlin.
Emmanuel-Ikpeme, -C. Henry, P. Okiri, O. A. 2014. Comparative evaluation of the nutritional, phytochemical and microbiological quality of three pepper varieties. Journal of Food Nutrition and Sciences. 2(3), 74-80. https://doi.org/10. 11648.j.jfns.20140203.15
Gunturn M. Vivaldy’, L. A. Max M, (2017). Insidensi Penyakit Virus pada Cabai (Capscum anuum) di Desa Kakaskasen II Kecamatan Tomohon Utara Kota Tomohon. Cocos, 1(6), 1–9. Retrieved from
Gunaeni, N, Setiawati, W, & Kusandriani, Y (2016) Pengaruh Perangkap Likat Kuning, Ekstrak Tagetes erecta, dan Imidacloprid Terhadap Perkembangan Vektor Kutukebul dan Virus Kuning Keriting Pada Tanaman Cabai rawit Merah (Capsicum annuum L.). Balai Penelitian Tanaman Sayuran, Jln. Tangkuban Parahu No. 517 Lembang, Bandung Barat 40391 E-mail:
Indah, A. N. (2019). Uji Sembilan Genotip Potensial Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Tahan Virus Gemini Hasil Pemisahan dari Populasi Campuran. Jurnal Produksi Tanaman, 6(10). Malang, Jawa Timur
Jabal, N., Supramana, & Munif (2016). Keefektifan Limbah Tanaman Brassicaceae untuk mengendalikan Nematoda Puru Akar pada Skala Mikroplot. JHP Tropica vol.6 no.2. Universitas Lampung
McDougall S,( 2015). Tomato, Capsicum, Chilli and Eggplant: A Field Guide for the Identifiation of Insect Pests, Benefiials, Diseases and Disorders in Australia and Cambodia. Canberra (AU): ACIAR.
M. Alif. (2017). Kiat Sukses Budidaya Cabai Rawit. Yogyakarta : Bio Genensis
Nurhayati. 2015. Virus Penyebab Penyakit Tanaman. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian UNSRI.
Pramono, S. (2019). Pengendalian Penyebaran Virus Kuning Keriting Cabai (Pepper Yellow Curl Leaf Virus). Banjar Baru
Rachmad, M. (2015). Epidemiologi Beeberapa Penyakit Penting Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Skripsi. Fakultas Pertanian IPB. Bogor
Ripangi Arip. 2016. Budidaya cabai . Buku kita. Jakarta. Cetakan 5.
Rusman, I. W. (2018). Pengaruh Penggunaan Beberapa Paket Teknologi Terhadap Perkembangan Penyakit Layu Fusarium Pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L.). Universitas Udayana.
Saputri Nining. 2020. Kajian Macam Pupuk Hayati Terhadap Intensitas Penyakit Bercak Daun Cercospora Sp Pada Tanaman Jagung Hitam. Jurnal Inovasi Pertanian.
Safira, E. U. (2014). Jurus Sukses Bertanam 20 Sayuran Di Pekarangan Rumah. Klaten. 53.
S. Enviro (2019). Uji Efektifitas Agensia Hayati Dalam Mengendalikan Penyakit Layu Bakteri Ralstonia Solanacearum Dan Meningkatkan Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Cabai (Capsicum annum). Program Studi Magister Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat
Setiadi. 2014. Manfaat kandungan zat dalam cabe (Capsicum annum L) bagi kesehatan. Jurnal Kesehatan.
Sukanto, M (2017) Potensi Mikoriza Dalam Menginduksi Pertumbuhan Dan Ketahanan Tanaman Cabai rawit Terhadap Penyakit Bercak Daun. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.
Vinsensius Heru Kiswoyo dan Yohanes Hendro Agus. (2019). Pengaruh Beberapa Konsentrasi Susu Sapi terhadap Penyakit Virus Geminiatau Penyakit Kuning pada Cabai rawit. Fakultas Pertanian dan Bisnis, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Windar ningsih, M. (2015). Karakterisasi Molekuler Begomovirus Penyebab Penyakit Daun Keriting Kuning Pada Cabai rawit (Capsicum frutescens) Di Pulau Lombok.
Zhuang, Y. Chen, -L. Sun, L. and Cao, J. 2017. Bioactive characteristics and antioxidant activities of nine peppers. Journal of Functional Foods. 4(1), 331-338.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal : Agricultural Review

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


