Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Briket dari Limbah Tongkol Jagung: Strategi Pengabdian Masyarakat

Main Article Content

Syahrir Abdussamad
Moh. Muhrim Tamrin
Rusmulyadi
Swastiani Dunggio
Juriko Abdussamad

Abstract

Limbah pertanian, khususnya tongkol jagung, merupakan sumber daya yang sering diabaikan dan berpotensi menjadi bahan baku energi terbarukan. Pemanfaatan limbah ini bisa menjadi solusi yang inovatif untuk mengatasi masalah energi yang semakin mendesak. Masyarakat Desa Tunggulo Selatan, Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango, yang sebagian besar bergantung pada pertanian, sering kali tidak menyadari bahwa sisa-sisa hasil panen, seperti tongkol jagung, dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan. Dengan meningkatnya kebutuhan energi dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, penting untuk mengedukasi masyarakat tentang potensi luar biasa dari limbah pertanian ini. Melalui strategi pengabdian masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah ini. Pendekatan ini melibatkan pendampingan dan pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis tentang cara mengolah tongkol jagung menjadi briket. Hal ini sangat penting mengingat banyaknya potensi limbah yang terbuang sia-sia, padahal jika dimanfaatkan dengan baik, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengurangan limbah dan penghematan energi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa edukasi yang tepat dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong adopsi teknologi briket, sehingga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi lokal. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam proses ini juga dapat memperkuat rasa kepemilikan terhadap proyek dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, penting untuk terus mendorong inisiatif yang mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian. Melihat hasil yang positif dari pengabdian ini, langkah selanjutnya adalah memperluas program pelatihan dan pengabdian masyarakat ke desa-desa lain di sekitar Kecamatan Tilongkabila. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penghematan energi, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan kesadaran dan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat dapat menjadi agen perubahan dalam penciptaan lingkungan yang lebih berkelanjutan dan ekonomi yang lebih tangguh.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Syahrir Abdussamad, Universitas Negeri Gorontalo

Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik

Moh. Muhrim Tamrin, Universitas Ichsan Gorontalo

Program Studi Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik

Rusmulyadi, Universitas Ichsan Gorontalo

Program Studi Hukum, Fakultas Hukum

Swastiani Dunggio, Universitas Ichsan Gorontalo

Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Sospol

Juriko Abdussamad, Universitas Negeri Gorontalo

Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Sospol

How to Cite

Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat tentang Manfaat Briket dari Limbah Tongkol Jagung: Strategi Pengabdian Masyarakat. (2024). Empiris Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 2(1), 19-31. https://doi.org/10.59713/ejppm.v2i1.1094

References

Abdussamad, S. (2020). Rancang Bangun Inverter Mini 1.5 Vdc to 220 Vac Untuk Lampu Darurat. Jurnal Teknik, 18(1), 7–16. https://doi.org/10.37031/jt.v18i1.65

BPS. (2023). Luas Panen dan Produksi Jagung di Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Prasetyo, D. (2020). Proses Pembuatan Briket dari Limbah Kelapa. Jurnal Teknologi Dan Inovasi, 8(2), 101-110.

Pratiwi, I. (2021). P Pemanfaatan Biobriket Dari Bongkol Jagung Sebagai Energi Alternatif. Jurnal Teknik Patra Akademika, 12(01), 39–41. https://doi.org/10.52506/jtpa.v12i01.125

Rahmawati, S., Satria Ahmar, D., Wahid Diah, A. M., Sari, N., Anggriani, W., Priscal Metoli, E., & Alifa, N. (2023). Tongkol Jagung: Inovasi Briket sebagai Karya Mahasiswa dalam Program MBKM untuk Kesejahteraan Masyarakat. 3(4), 2798–1096. https://doi.org/10.35877/panrannuangku2221

Rifdah, R., Herawati, N., & Dubron, F. (2018). Pembuatan Biobriket Dari Limbah Tongkol Jagung Pedagang Jagung Rebus Dan Rumah Tangga Sebagai Bahan Bakar Energi Terbarukan Dengan Proses Karbonisasi. Jurnal Distilasi, 2(2), 39. https://doi.org/10.32502/jd.v2i2.1202

Salihi, I., Zohrahayaty, Z., Dunggio, S., & Abdussamad, S. (2023). Pemanfaatan Tanaman Bambu untuk Membuat Lampu Hias di Desa Bondawuna Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Eldimas, 1(1), 18–24. https://doi.org/10.37905/ejppm.v1i1.4

Siradjuddin Haluti, R. H. (2015). Pemanfaatan Potensi Limbah Tongkol Jagung Sebagai Briketarang Melalui Proses Karbonisasidiwilayah Provinsi Gorontalo. Jtech, 1, 8–11.

Syahrir Abdussamad, swastiani dunggio. (2022). Pemanfaatan Komponen Trafo Bekas Charger Handphone Untuk LAmpu Darurat. 3(2), 58–64.

Tjilen, A. P., Tambaip, B., Waas, R. F. Y., Moento, P. A., & Purnama, E. N. (2023). Penguatan Masyarakat Melalui Pengorganisasian dan Peningkatan Organisasi PKK dalam Memanfaatkan Limbah Sawit. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 257–262. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.982

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2